Nasi Campur, Penyelamat di Kala Tanggal Tua

 


Manajemen keuangan pribadi merupakan hal yang sangat penting dan patut diperhatikan bagi seorang mahasiswa. Terutama bagi seorang mahasiswa perantau yang harus mengatur sendiri pengelolaan keuangannya, agar dapat tercukupi untuk membeli kebutuhan sehari-harinya. Begitu juga dengan makanan, bagi mahasiswa memilih tempat makan bisa menjadi tantangan tersendiri dan wajib selektif.

Selain mempertimbangkan rasanya yang sedap, harga yang ramah di kantong menjadi pertimbangan utama dalam memilih tempat makan. Surabaya, selain terkenal sebagai surganya kuliner, juga dikenal sebagai tempat makan yang ramah di kantong bagi para mahasiswa. Beragam makanan mulai dari yang manis, gurih, hingga pedas dapat ditemukan di kota ini.

Keberadaan Warung Makan Bu Nur menjadi salah satu penyelamat bagi mahasiswa yang mencari makanan dengan porsi yang banyak dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Warung makan ini menawarkan berbagai macam menu mulai dari ayam, ikan tongkol, ikan lele, usus ayam, telur, mi goreng, sayur sop, sayur asam, dan lain-lain. Ayam goreng dan ikan tongkol menjadi salah satu menu tervaforit di sini. Di dalam satu porsi pembeliannya kamu bisa mendapatkan sepiring nasi, lauk utama, sayur-sayuran, tempe goreng, dan sambal. Warung makan ini terletak di Jalan Jetis Kulon, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.

“Saya sudah membuka warung makan nasi campur ini sejak tahun 2018, ya kira-kira sudah berdiri selama 6 tahun lah. Tujuan awal saya membuka warung makan nasi campur dengan harga yang murah adalah pada saat itu saya sedang berpikir untuk membuat bisnis apa, lalu saya teringat bahwa di sekitar sini terdapat banyak pelajar yang sangat membutuhkan makanan dengan porsi yang mengenyangkan dan dengan harga yang tentunya ramah di kantong. Alhasil saya pun mendirikan warung makan ini,” ucap Bu Nur, selaku pemilik warung makan.

Bu Nur mengaku hanya mengambil sedikit keuntungan dari penjualannya, namun ia tidak keberatan karena ia senang bisa membantu orang-orang yang kelaparan tetapi hanya memiliki uang yang pas-pasan. Kamu bisa mampir ke Warung Makan Bu Nur pada hari Senin sampai dengan Minggu, pukul 06.30-20.30.

 

 

 

Penulis: Raphael Dominique Tarigan | NIM: 24041184108


Comments

Popular posts from this blog

Pesona Sanggar Tari Ibu Kota "JKT48"

Fenomena Kafe sebagai Ruang Belajar Alternatif pada Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya

Panas Terik Biang Cuan bagi Pelaku UMKM Es Teh di Surabaya